Secousse

Duduk di deretan kursi dari kayu ebony

sambil ku runtutkan pandangan mata fatamorgana,,,

tak terkecoh nyalak kereta yang berjalan dengan kaku,

 

 

sambil meninggalkan kepulan asap

yang meletakan aku pada awan di atas bumi,

tak tersentuh oleh panasnya matahari,,,

 

namun butiran-butiran air yang tak tersentuh mata,

perlahan tanpa ragu terus membumbung, berkumpul, menyatu,,

 

 

dan memaksa kaki ini menapak ke tanah,,,

Milkshake

Tersangkar dalam wadah itu

tak membuat hilang kerja kerasmu,

sempat terlihat celah berongga yang kasat mata,

namun menuangkan ketenangan dalam pikiran ini…

Kental terasa aroma pemikatmu

meliuk-liuk bagaikan layangan yang melayang karena angin dan keceriaan

anak kecil yang berlari…

 

Didepanku ini….

sudah lebih dari cukup untuk menemani kedatangan senja…

dan mengantarku menuju lamunan-lamunan punuk yang merindukan bulan…

-gone-

iya saya tau,,,

saya pernah mengalaminya,,,

dan saya tidak bisa menemukan itu lagi,,,

meskipun ak meminta dan diberi,,,

….semua itu tidak akan pernah sama,

trimakasih,,,=)

this way

Well if you wanted honesty, that’s all you had to say.
I never want to let you down

or have you go, it’s better off this way.